PUSAT PELAYANAN ORDER PRODUK VITAMIN TERNAK VITERNA. HUBUNGI CALL CENTRE STOCKIST PT NATURAL NUSANTARA TLPN WA: 085 222 373 224

CARA MUDAH MEMELIHARA KAMBING

CARA MUDAH MEMELIHARA KAMBING

Dengan penduduk yang terus bertambah setiap tahunnya, permintaan daging di indonesia sangat banyak. Namun permintaan yang banyak tersebut tidak diimbangi dengan produksi yang memadai. Peternakan di indonesia ini semakin bertambah banyak, namun masih dalam skala kecil. Jika ditotal, produksi daging dalam negri hanya mencapai sekitar 400.000 ton/tahun. Sehingga masih terbuka peluang bagi siapapun yang ingin berbisnis daging, khususnya daging kambing.

Di indonesia terdapat puluhan jenis kambing yang tersebar di seluruh plosok negri. Namun yang paling umum dikembangkan, yaitu ternak kambing kacang dan ternak kambing peranakan etawa.

Kambing kacang merupakan ras unggulan yang pertama kali dikembangkan di indonesia. Ciri dari kambing kacang yaitu badan yang relatif pendek dan kecil. Memiliki telinga yang tegak namun pendek, jantan maupun betina bertanduk, lehernya pendek dan bagian punggung meninggi. Warna bulu kambing kacang bervariasi, warna tunggal hitam, merah, coklat atau ada yang belang hitam dan putih.

Kambing peranakan etawa merupakan penghasil susu dan daging, terlebih kambing yang sudah melewati masa subur. Ciri-ciri kambing peranakan etawa, yaitu telingga menggantung dan agak kaku, panjangnya 15-30 cm. Warna bulu bervariasi antara coklat dan hitam, bulunya tebal dan agak panjang di pundak dan di bawah leher untuk jantan. Sedangkan, kambing betina bulu bagian bawah ekornya yang agak panjang.


Berikut cara memelihara kambing yang mudah.

A. Pemilihan Bibit

Pemilihan bibit sangat penting karena akan menentukan hasil yang akan diperoleh. Berikut ini cara memilih bibit kambing untuk penggemukan:

1. Pemilihan kambing yang berumur 8-12 bulan.
2. Badan berukuran normal, bulu bersih dan mengkilap, garis pinggang dan punggung lurus.
3. Sehat, tidak ada cacat dan tidak buta.
4. Mata tajam, hidung, dan anus bersih.

B. Pemeliharaan

1. Kandang

Kandang kambing pada umumnya dibuat berbentuk panggung alias mempunyai kolong, kolang kandang kambing berfungsi sebagai tampungan kotoran kambing. Hal ini juga menghindarkan kontak langsung kambing dengan tanah yang becek yang bisa menyebabkan penyakit. Tempat menyimpan pakan bisa ditempel di dinding dan letaknya agak tinggi atau minimal sebahu kambing. Buat lah saluran untuk kotoran yang menuju ke penampungan kotoran. Sehingga kotoran kambing dapat dimanfaatkan untuk yang lain, misal pupuk kandang atau biogas.

2. Pakan

Pakan utama kambing yaitu tumbuhan hijau seperti rumput, daun-daunan hijau, dan legum (daun lemtro, turi, dan lain-lain). Jemur terlebih dahulu pakan seperti legume dan daun-daunan hijau di bawah terik matahari sekitar 2-3 jam agar racun yang ada di daun dapat hilang.

Berikut pakan padat atau biasa disebut konsentrat sebagai pakan tambahan, seperti ampas tahu, berkatul, dan ketela pohon (dicacah terlebih dahulu). Setiap ekornya kita kira-kira membutuhkan 3 kg konsentrat per hari dengan kompesisi 40% ampas tahu, 40% berkatul dan 20% ketela pohon.

Pemberian konsentrat sebaiknya tidak bersamaan dengan pakan tumbuhan hijau. Karena adanya perbedaan kandungan nutrisi dan daya cerna. Pemberian pakan tambahan padat dilakukan setelah pakan utama diberikan, yaitu ketika kambing banyak mengonsumsi tumbuhan hijau dan terlihat belum kenyang, maka berikanlah konsentrat.

Selanjutnya untuk memaksimalkan pertumbuhan dan meningkatkan daya tahan tubuh kambing jawa agar tidak mudah terserang penyakit serta mengurangi bau kotoran kambing agar tidak berbau menyengat maka berikanlah produk suplemen VITERNA PLUS yang mengandung vitamin dan mineral lengkap serta beberapa protein dan produk TANGGUH PROBIOTIK untuk mempercepat proses penguraian pakan kambing didalam saluran pencernaan. Dimana dosis pemakaiannya : 1 tutup botol VITERNA PLUS dan setengah tutup botol TANGGUH PROBIOTIK untuk satu ekor dicampur pada pakan kambing terutama pakan dalam bentuk konsentrat setiap hari 1 kali saja pada pemberian pakan pagi atau sore.


3. Reproduksi Kambing 

Apabila anda dapat beternak kambing dengan baik, maka kambing dapat melahirkan setiap 7 bulan sekali. Setelah satu bulan melahirkan, maka kambing dapat dikawinkan kembali. Anak kambing disapih pada usia 3-4 bulan. Kambing sudah dikatakan dewasa ketika mencapai usia 8-10 bulan. Siklus birahi kambing terjadi selama 17-21 hari. Lama birahi kambing yaitu 24-40 jam. Jadi ketika kambing mulai birahi, maka segera dikawinkan, paling tidak esok harinya. Masa kehamilan kambing sekitar 5 bulan.

Semoga informasi diatas bermanfaat dan anda bisa mendapatkan keuntungan lebih dari beternak kambin. Semoga berhasil.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "CARA MUDAH MEMELIHARA KAMBING"

Posting Komentar

komentarlah yang beretika...!